Tempe orek adalah lauk yang paling sering dianggap remeh tapi justru paling sering habis duluan di warung makan. Teksturnya yang renyah dengan rasa manis pedas gurih membuatnya cocok dipadukan dengan hampir semua menu utama, dari nasi rames biasa hingga nasi gudeg.
Bahan-Bahan
- 300 gram tempe, potong dadu kecil atau serut kasar
- 4 siung bawang merah, iris tipis
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- 5–8 buah cabai merah keriting, iris serong (sesuai selera pedas)
- 3 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 3 sdm kecap manis
- 1 sdt gula merah serut
- Garam secukupnya
- Minyak goreng untuk menggoreng dan menumis
Cara Membuat
Goreng tempe hingga kering dan kecokelatan, sisihkan. Panaskan 2 sdm minyak, tumis bawang merah, bawang putih, daun salam, dan serai hingga harum. Masukkan cabai merah, tumis hingga layu. Tambahkan kecap manis, gula merah, dan garam, aduk rata. Masukkan tempe goreng, aduk dan masak dengan api kecil hingga bumbu meresap dan tempe benar-benar kering. Koreksi rasa.
Kunci Tempe Orek yang Benar-Benar Renyah
Ada dua cara mendapatkan tekstur renyah yang bertahan lama. Pertama, goreng tempe dalam minyak panas dengan api sedang hingga benar-benar kering — jangan terburu-buru. Kedua, saat menumis dengan bumbu, gunakan api kecil dan aduk terus hingga semua cairan menguap. Tempe orek yang masih lembab akan cepat melempem.
Cara Menyimpan
Tempe orek yang benar-benar kering bisa bertahan di suhu ruang selama 2–3 hari dalam wadah tertutup. Ini yang membuat lauk ini sangat praktis untuk persiapan masakan dalam jumlah besar, seperti untuk catering atau bekal mingguan.